Cara Merawat Bunga Mawar

Apakah Anda suka berkebun? Hobi berkebun banyak sekali manfaatnya. Tentu Anda sedikit banyak mengetahui bagaimana cara berkebun yang baik. Apalagi jika Anda hobi menanam berbagai jenis tanaman bunga-bunga. Bunga-bunga yang sering dan menjadi primadona dalam berkebun tentu sangat beragam. Salah satunya adalah menanam berbagai jenis bunga mawar. Bunga mawar adalah salah satu dari jenis tanaman hias yang banyak sekali dijumpai di Indonesia.

Bentuk serta warna bunga mawar yang elegan menambah daya tarik jika Anda menanamnya di pekarangan rumah. Selain itu jika ditekuni, bunga mawar mempunyai nilai ekonomi yang cukup tinggi apabila dijual kembali. Peminat bunga mawar seakan tidak pernah surut. Hal itu karena bunga mawar diidentikkan dengan menciptakan suasana yang romantis.

Banyak yang mengira, jika menanam dan merawat bunga mawar adalah pekerjaan yang mudah. Dianggap mudah jika Anda sudah tahu teknik dan cara merawat yang benar. Karena bunga mawar adalah jenis bunga yang cenderung manja sehingga membutuhkan perhatian ekstra. Tetapi tahukah Anda bagaimana cara merawat mawar yang baik dan benar? Berikut akan dijelaskan dalam pembahasan di bawah ini.

Cara Merawat Bunga Mawar

Jika berbicara tentang merawat bunga tentu saja selain hal-hal dasar yang perlu dipahami, Anda juga harus memahami teknik-teknik yang benar. Dari mulai dari menanam hingga merawatnya. Hal tersebut tidak dilakukan secara instan akan tetapi perawatan harus melalui langkah-langkah dengan benar. Seperti misalnya memilih jenis tanah atau media tanam yang cocok. Berikut langkah-langkah untuk merawat bunga mawar:

1. Teknik Penyiraman Bunga Mawar

Sebelum masuk ke dalam teknik atau cara penyiraman bunga mawar yang perlu Anda perhatikan pertama kali adalah keadaan dan jenis tanah sebagai media tumbuh bunga mawar. Di Indonesia sebagai negara yang tropis sangat cocok untuk menanam bunga mawar. Bunga mawar adalah jenis tanaman yang membutuhkan panas minimal 6 jam per hari. Oleh sebab itu, jika di daerah Anda bukan termasuk dataran tinggi sebaiknya jangan menaruh tanaman yang kurang terkena sinar matahari.

Tetapi bukan berarti bunga mawar tidak membutuhkan air yang banyak. Siramlah bunga mawar tiga kali sehari jika penanaman bunga di daerah dataran rendah, jika bunga mawar ditanam di daerah tinggi cukup siram dua kali sehari. Selain itu, teknik penyiraman sebaiknya diarahkan langsung ke arah tanah, jangan menyiram mawar pada daunnya karena rentang terkena jamur yang akan membuat bunga mawar tumbuh kurang subur.

2. Pengendalian Gulma

Tips merawat bunga mawar yang kedua adalah pengendalian gulma. Gulma atau tanaman pengganggu seperti rumput dan perdu bisa menghalangi penyerapan nutrisi yang akan diserap tanaman mawar menjadi tidak sempurna. Jika hal ini terjadi, tentu tanaman bunga mawar Anda akan mengalami gangguan pertumbuhan. Oleh karena itu sebisa mungkin kita mengantisipasi gulma yang bisanya tumbuh di sekitar tanaman bunga mawar. Anda bisa melakukan penyiangan seminggu 2 sampai 3 kali.

3. Jangan abaikan pemupukan mawar

Ada dua pupuk untuk pemupukan tanaman yang perlu Anda ketahui. Yaitu pupuk organik dan anorganik. Tentu, dari kedua jenis itu ada kelebihan dan kekurangan masing-masing tetapi, mempunyai tujuan yang sama. Jika Anda lebih menyukai pupuk organik Anda bisa menggunakan bahan-bahan di sekitar lingkungan tempat tinggal yang mudah di dapat. Misalnya saja, Anda bisa menggunakan cuka putih dengan ampas kopi.

Cuka baik untuk menambah keasaman dari tanah guna menghasilkan unsur hara yang baik bagi pertumbuhan tanaman yang berada ditanam. Dengan begitu, mawar bisa tumbuh lebih sehat. Karena, bagaimanapun juga, mawar itu membutuhkan pupuk untuk mendukung pertumbuhannya agar bisa hidup lebih lama dan berbunga lebih banyak.

4. Pemberian ZPT

Langkah selanjutnya adalah pemberian ZPT. Zat pengatur tumbuhan atau yang dikenal dengan ZPT adalah hormon sintesis atau senyawa organik yang bukan dari tubuh tumbuhan. ZPT ini mempunyai fungsi untuk merangsang perkecambahan, pertumbuhan akar dan juga tunas. Jika Anda ingin tanaman bunga mawar Anda lebih cepat untuk berbunga, Anda bisa memberikan ZPT dalam penyemprotan agar merangsang pembungaan.

Lain hal dengan pupuk, ZPT ini tidak menampar unsur hara dalam tanah tetapi mengatur proses fisiologis pembelahan dan pemanjangan sel jaringan pada tumbuhan mawar.

5. Perhatikan Intensitas Cahayanya

Seperti yang sudah dibahas di pembahasan di atas, salah satu kebutuhan dalam merawat bunga mawar adalah dengan cahaya matahari yang cukup banyak. Hal ini penting untuk proses metabolisme tumbuhan sebagai media proses fotosintesis. Walaupun demikian, sebaiknya Anda juga harus memperhatikan faktor intensitas pemberian cahaya matahari. Tanaman bunga mawar baik terkena cahaya matahari sekitar pukul 6 sampai 11 pagi.

Setelahnya, Anda bisa memindah tanaman (jika dalam pot) ke daerah yang lebih sejuk. Atau jika memang model tanaman berada pada perkebunan, Anda dapat memasang jaring sebagai atap agar masuknya sinar matahari bisa lebih terkontrol.

6. Pemangkasan Ranting dan Daun

Langkah selanjutnya dalam merawat mawar adalah pemangkasan ranting dan daun. Ranting yang patah atau daun yang kering dapat dilakukan pemangkasan secara kontinue. Hal ini bertujuan untuk mempermudah dalam hal perawatan. Selain itu pemangkasan pada ranting dan daun yang dianggap mengganggu juga dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan bunga mawar.

Alasannya adalah pemangkasan mengurangi bagian ranting atau daun-daun yang kurang berguna agar tidak berebut nutrisi pada cabang atas atau bagian pembungaan. Jika Anda mengurangi daun kering atau daun yang lebat penyerapan nutrisi akan berfokus pada bakal bunga untuk membentuk kelopak-kelopak baru yang lebih banyak.

7. Pengontrolan Hama Penyakit

Tips merawat bunga mawar yang terakhir adalah pemberantasan hama. Tidak dipungkiri serangan hama mempunyai dampak yang buruk bagi tumbuhan bunga mawar yang Anda tanam, akibatnya, produktivitas tanaman akan menjadi menurun. Beberapa jenis hama dan penyakit yang menyerang tumbuhan bunga mawar banyak ragamnya, misalnya saja, hama berupa ulat daun, serangga, jamur, dan lain sebagainya.

Penggunaan pestisida adalah cara yang relatif cepat untuk mengusir hama pada tumbuhan bunga mawar. Ada dua jenis pestisida yang dapat Anda gunakan dalam pemeliharaan bunga mawar. Yang pertama adalah pestisida kimia yaitu pestisida yang terbuat dari bahan kimia yang beracun, berfungsi untuk membunuh hama, sedangkan yang kedua adalah pestisida nabati yang terbuat dari bahan-bahan ramah lingkungan dan lebih bersahabat dengan manusia.

Baca juga: Ciri-ciri Bunga Mawar

Yang terpenting adalah sebisa mungkin penggunaan pestisida ampun membunuh hama tanpa berdampak buruk untuk lingkungan sekitarnya. Demikianlah beberapa cara merawat bunga mawar yang bisa Anda terapkan ketika menanam bunga mawar agar tumbuh lebat dan subur. Sebenarnya, selain langkah-langkah diatas yang perlu menjadi perhatian adalah intensitas Anda dalam merawat tanaman bunga mawar.

Usahakan Anda rajin melakukan teknik-teknik perawatan agar tidak asal tanam. Karena apapun hobi atau pekerjaan yang ditekuni dengan sungguh-sungguh dapat memperoleh hasil yang baik pula bagi Anda. Semoga artikel ini bermanfaat dan menambah wawasan bagi Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *